Showing posts with label Kelas 7. Show all posts
Showing posts with label Kelas 7. Show all posts

Monday, March 16, 2020

Cerita Fabel: Monyet yang Nakal



Di sebuah hutan, ada seekor monyet yang terkenal nakal dan sombong. Ia suka mengejek dan mengganggu penghuni hutan lainnya. Suatu hari, si monyet berjalan dengan lagak seperti raja hutan. Ia mengganggu siapa saja yang ditemuinya. Kelinci yang sedang asyik makan dikagetkannya dengan suara bentakan hingga kelinci itu melompat tinggi.

“Huh, dasar kamu monyet jahat!” gerutu kelinci.
“Hahaha...” si monyet tertawa keras.

Di sebuah cabang pohon, si monyet melihat seekor burung sedang merangkai ranting dan rumput kering menjadi sebuah sarang. Monyet mencari beberapa kerikil. Dilemparinya sarang burung yang belum jadi itu. Burung itu kaget. Beberapa kerikil mengenai sarangnya. Sarang itu pun rusak. Demi melihat monyet yang tertawa terpingkal-pingkal di bawah, burung itu merasa jengkel.

“Monyet, kamu keterlaluan. Awas, kamu pasti akan mendapatkan balasannya,” kata si burung.
“Hahaha...” si monyet tertawa keras.

Si monyet melanjutkan perjalanannya. Ia melihat seekor kura-kura di depannya.

“Hai, kura-kura!” sapa monyet. “Sepertinya kamu belum makan. Kamu terlihat lemas. Jalanmu pelan sekali.”
“Memang seperti ini jalannya kura-kura,” kata kura-kura dengan kesal.
“Kamu pasti lapar. Aku akan membantumu mencari makan,” kata monyet.
“Tidak perlu. Kamu pasti malah membuatku susah.”

“Tadi aku melewati pohon belimbing yang berbuah. Kamu harus makan dulu biar jalanmu bisa cepat. Sini aku bantu,” monyet mengangkat kura-kura itu kemudian berjalan berbalik ke belakang.
“Lepaskan aku, monyet. Mau kaubawa ke mana aku?”

Monyet membawa kura-kura itu menuruni sebuah lembah.

“Ini pohon belimbingnya. Makanlah dulu biar kuat,” kata monyet sambil meletakkan kura-kura di bawah pohon belimbing.
“Monyet, belimbing ini belum matang, masih hijau dan kecil-kecil,” kata kura-kura. “Lagipula, buahnya tinggi. Aku pasti takbisa menjangkaunya.”

“Kura-kura, selamat menikmati buah belimbing, ya! Hahaha!” tawa monyet dengan puas sambil berjalan menjauh. Pasti butuh waktu yang lama bagi kura-kura itu untuk naik kembali ke jalan, begitu pikiran usil kura-kura.
“Monyet, kamu pasti akan mendapat balasannya.”

***
Di sebuah lubang, kura-kura, kelinci, dan burung melakukan rapat rahasia. Mereka akan memberi pelajaran kepada monyet agar tidak mengganggu mereka lagi.

***
Keesokan harinya, monyet kembali berjalan melewati jalan itu. Si burung berada di atas pohon mengawasi monyet. Ia bersiul memberi tanda bahwa si monyet telah dekat. Kelinci segera tanggap. Ia pura-pura memakan wortel dengan nikmatnya. Si monyet berjalan mengendap-endap. Ia hendak mengagetkan kelinci lagi.

“Ha!” bentak monyet sambil menghentakkan kakinya pada tanah. Sekonyong-konyong, tanah yang diinjak monyet itu amblas. Monyet pun jatuh ke dalam sebuah lubang.

Si burung terbang berputar-putar di atas lubang sambil membawa kerikil. Dilepaskannya kerikil itu ke arah monyet. Beberapa kerikil mengenai tubuhnya.

“Ampun!” kata monyet.

Kelinci dan kura-kura memasukkan tanah dan rerumputan ke dalam lubang. Semakin lama, lubang itu semakin terisi tanah dan rerumputan.

“Ampun! Jangan melempari aku dengan kerikil lagi. Jangan mengubur aku dengan tanah dan rumput. Tolong, lepaskan aku.”
“Monyet, kamu selalu mengganggu kami. Kami sudah tidak tahan lagi kauganggu,” kata kura-kura.
“Maafkan aku, kura-kura, kelinci, dan burung. Aku mengaku salah,” kata monyet.

“Monyet,“ kata kelinci, “tidak enak, kan, rasanya diganggu dan disakiti. Kita bersama-sama hidup di hutan. Kita harus saling menghormati. Kita harus saling menjaga. Bukannya malah mengganggu penghuni hutan lainnya seperti perbuatanmu selama ini.”

“Maafkan aku. Aku tidak akan mengganggu kalian lagi.”
“Kami akan melepaskanmu, monyet. Kami tidak berniat mencelakakanmu. Kami hanya ingin memberimu pelajaran.”

Mereka pun menolong monyet keluar dari lubang.

“Kami memaafkanmu. Jangan ulangi perbuatan burukmu, ya!” kata kura-kura.
“Aku tidak akan mengulanginya,” kata monyet sungguh-sungguh.

“Sekarang, kami akan membantu burung untuk membangun sarangnya yang kamu rusak,“ kata kelinci. “Maukah kamu membantu kami?”
“Iya, aku akan membantu kalian. Burung, aku akan membantumu membuat sarang yang besar dan bagus,” kata monyet.

***
Sejak saat itu si monyet tidak suka mengganggu lagi. Ia menjadi binatang yang suka membantu penghuni hutan lainnya.


***
Penulis: Sukrisno Santoso



Read More

Tuesday, February 11, 2020

Pengertian Pantun



Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang hingga kini masih sering digunakan orang dalam percakapan ringan, nasihat, atau pidato. 

Pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak a-b-a-b, tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. (KBBI: 2018)

Pantun memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).
  2. Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
  3. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.
  4. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.
  5. Baris ketiga dan keempat merupakan isi.
  6. Biasanya berisi nasihat, keagamaan, atau hiburan

Pantun memiliki banyak jenis sesuai dengan isi yang dikandungnya. Berikut ini beberapa jenis pantun.

  1. Pantun adat merupakan pantun yang isinya tentang adat istiadat atau kebudayaan.
  2. Pantun agama adalah pantun yang berisi hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan.
  3. Pantun nasihat adalah pantun yang berisi anjuran, imbauan, dan nasihat yang hendaknya dilaksanakan.
  4. Pantun jenaka adalah pantun yang berisi lelucon dan bertujuan untuk menghibur.


Perhatikan contoh-contoh pantun berikut!

***
Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka

***
Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat badan tidak sembahyang

***
Jalan-jalan ke Kota Jogja
Jangan lupa beli sukun
Jika ingin tercapai cita-cita
Belajarlah dengan tekun

***
Ke Pasar Bekonang membeli duku
Harganya mahal tiadalah sudi
Orang rajin selalu tepat waktu
Yang terlambat berarti belum mandi



Read More

Contoh Soal Ulangan Teks Ulasan Pilihan Ganda



1. Perhatikan fungsi teks berikut!

(1) menimbang, menilai, dan mengajukan kritik terhadap suatu karya
(2) menjelaskan langkah-langkah membuat sesuatu
(3) menghibur dan menyampaikan nilai moral
(4) menyampaikan kejadian atau peristiwa terbaru berdasarkan fakta
Fungsi teks ulasan ditunjukkan oleh nomor ….

A. (1)
B. (2) 

C. (3)
D. (4)

2. Paragraf berikut yang merupakan teks ulasan adalah ….

A. Keindahan Gunung Bromo yang berada di Kawasan Gunung Semeru memang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Gunung ini dianggap suci oleh masyarakat Tengger. Tengger adalah suku asli yang mendiami wilayah Gunung Bromo.

B. Untuk membuat donat, langkah pertama yaitu campur tepung terigu, gula, dan fermipan. Setelah itu, masukkan telur dan aduk hingga rata. Tambahkan susu dan mentega. Uleni kembali hingga adonan elastis. Tutup adonan dengan kain dan diamkan selama 45 menit. Setelah itu, goreng donat hingga matang.


C. Pemanasan global mengancam kehidupan bumi. Dalam tiga tahun terakhir, suhu bumi meningkat 1,1 derajat Celcius. Perubahan iklim terjadi secara cepat dan susah untuk diprediksi. Hujan badai lebih sering terjadi di beberapa tempat.


D. Novel Ranah 3 Warna memiliki kelebihan dari segi cerita yang ringan dan mudah dipahami bagi pembaca pemula. Permasalahan yang diungkapkan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kehidupan para remaja.

3. Perhatikan kutipan teks berikut!Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini menceritakan tentang keluarga Naredra dan Ajeng. Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Angkasa, Aurora, dan Awan. Sebagai Kepala keluarga, Narendra terbiasa melakukan banyak hal untuk kebahagiaan anaknya. Terutama untuk Awan, anak bungsu di keluarga ini. Sejak kecil Awan mendapat apapun yang diinginkan oleh orang tuanya, bukan yang diinginkannya.
Kutipan teks di atas termasuk dalam struktur ….

A. identitas
B. orientasi 

C. sinopsis
D. analisis

4. Jika kita akan mengulas sebuah buku, bagian yang berisi judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, dan jumlah halaman masuk ke dalam struktur ….

A. identitas
B. orientasi 

C. sinopsis
D. evaluasi

Perhatikan kutipan teks berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5!Kekurangan dari novel Laskar Pelangi ini penulis seolah tidak menjelaskan latar waktu yang jelas. Karena kisah dari novel ini daingkat dari kisah nyata namun penulis seolah mengaburkan waktu tepat yang terjadi pada saat hal itu terjadi. Seolah-olah ingin melindungi pemerintahan pada saat itu. Karena kisah yang diangkat dalam novel Laskar Pelangi ini nyata maka hal tersebut menuai banyak kritikan dari para pembaca novel atas perlakuan pemerintahan pada masa itu.

5. Kutipan teks ulasan di atas termasuk dalam struktur ….

A. identitas
B. orientasi 

C. sinopsis
D. evaluasi

6. Gagasan pokok dalam kutipan teks di atas adalah ….

A. Kekurangan novel Laskar Pelangi yaitu penulis tidak menjelaskan waktu yang jelas
B. Novel Laskar Pelangi diangkat dari kisah nyata, tetapi latar waktunya kabur
C. Novel Laskar Pelangi seolah-olah ingin melindungi pemerintahan pada saat itu
D. Novel Laskar Pelangi menuai banyak kritikan dari para pembaca

7. Kutipan teks ulasan berikut yang termasuk struktur analisis adalah ….

A. Salim A. Fillah adalah penulis buku-buku laris dengan tema keagamaan. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir merupakan karya fiksi pertama dari penulis. Novel ini bercerita tentang kisah Pangeran Diponegoro.

B. Pangeran Diponegoro terusir dari kediamannya karena diserang oleh tentara Belanda. Pangeran Diponegoro melawan tentara Belanda dibantu oleh para prajuritnya. Pangeran Diponegoro menjalin kerjasama dengan tentara Ottoman (Turki) yang berjuluk Janissary.


C. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir bertema sejarah. Tokoh-tokoh di dalam novel ini antara lain Pangeran Diponegoro beserta para prajuritnya, pasukan Janissary Ottoman, dan pasukan Belanda. Novel ini menggunakan alur maju mundur dengan latar di Jawa dan di Ottoman (Turki) pada tahun 1825-1830 M.


D. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir memiliki banyak kelebihan. Novel ini memasukkan banyak unsur sejarah. Karakter tokoh Pangeran Diponegoro benar-benar kuat sehingga pembaca bisa mengenal Pangeran Diponegoro. Cerita dalam novel ini menarik karena banyak ketegangan dalam alurnya.

8. Kutipan teks ulasan berikut yang termasuk struktur evaluasi adalah ….

A. Salim A. Fillah adalah penulis buku-buku laris dengan tema keagamaan. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir merupakan karya fiksi pertama dari penulis. Novel ini bercerita tentang kisah Pangeran Diponegoro.

B. Pangeran Diponegoro terusir dari kediamannya karena diserang oleh tentara Belanda. Pangeran Diponegoro melawan tentara Belanda dibantu oleh para prajuritnya. Pangeran Diponegoro menjalin kerjasama dengan tentara Ottoman (Turki) yang berjuluk Janissary.

C. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir bertema sejarah. Tokoh-tokoh di dalam novel ini antara lain Pangeran Diponegoro beserta para prajuritnya, pasukan Janissary Ottoman, dan pasukan Belanda. Novel ini menggunakan alur maju mundur dengan latar di Jawa dan di Ottoman (Turki) pada tahun 1825-1830 M.

D. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir memiliki banyak kelebihan. Novel ini memasukkan banyak unsur sejarah. Karakter tokoh Pangeran Diponegoro benar-benar kuat sehingga pembaca bisa mengenal Pangeran Diponegoro. Cerita dalam novel ini menarik karena banyak ketegangan dalam alurnya.

9. Perhatikan data buku berikut!- Judul buku : Mawar Cintaku
- Keunggulan : Isi menarik, bahasa komunikatif
- Kelemahan : Ilustrasi gambar kurang
Teks ulasan bagian evaluasi yang tepat berdasarkan ilustrasi data buku di atas adalah …

A. Buku ini isinya sangat menarik. Selain itu, bahasanya komunikatif. Hanya sayang, kertas yang digunakan terlalu tipis.

B. Buku ini isinya sangat menarik dan bahasanya komunikatif. Selain itu, dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang dapat menunjang isi buku.


C. Cover buku sangat menarik. Selain itu, bahasanya komunikatif. Hanya sayang, kurang dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang dapat menunjang isi buku.


D. Buku ini isinya sangat menarik dan bahasanya komunikatif. Namun, buku ini kurang dilengkapi dengan ilustrasi gambar yang dapat menunjang isi buku.

10. Berikut ini yang bukan termasuk bagian tulisan dalam teks ulasan adalah …

A. Buku ini dikemas dengan alur cerita yang menarik. Gaya bahasa yang dipilih penulis cukup berani dan gamblang.

B. Buku ini saya beli sewaktu saya liburan di Yogyakarta. Saat itu saya tidak sengaja melihat buku ini di toko buku. Karena sampulnya menarik, lantas saya beli buku ini.


C. Sebagai buku dengan predikat best seller, buku ini masih perlu banyak perevisian terutama pada bagian editing-nya karena banyak kesalahan tulisan.


D. Buku Mari Berlatih Membaca merupakan buku saku yang ditulis untuk membantu anak-anak usia 3-5 tahun dalam berlatih membaca. Buku ini ditulis dengan beragam trik dan tips yang bisa membantu orang tua dalam mengajari buah hatinya dalam membaca.

11. Perhatikan kutipan teks berikut!

(1) Buku berjudul Tidur Berbantal Koran merupakan autobiografi pengarangnya, yaitu N. Mursidi. Semua pengalaman N. Mursidi mulai menjadi penjaja koran hingga menjadi penulis dan wartawan ibu kota disajikan dengan jelas dalam autobiografi ini. (2) Sampul buku ini cukup menarik. Tulisan disajikan secara mengalir dan diselingi cerita-cerita pengalaman menarik dan lucu. Bahasa yang digunakan pun mudah dicerna. (3) Satu-satunya kritik terhadap buku ini tertuju pada label yang diberikan penerbit. Pada sampul buku ini tertulis “Sebuah Novel”, padahal pada bagian pendahuluan disebutkan autobiografi. (4) Singkatnya, buku ini akan mendorong pembaca untuk tidak menyerah dalam menggapai mimpi walau seribu kesulitan dan tantangan menghadang.
Kutipan teks ulasan di atas termasuk kelebihan dalam teks ulasan ditunjukkan oleh nomor ….

A. (1)
B. (2) 

C. (3)
D. (4)

12. Awalnya, tentara Belanda menyerang kediaman Pangeran Diponegoro.
Kalimat di atas mengandung konjungsi ….

A. penerang
B. temporal 

C. penyebab
D. kata saran

13. Novel ini mengajarkan bahwa setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan perbuatannya.
Kalimat di atas mengandung konjungsi ….

A. penerang
B. temporal 

C. penyebab
D. kata saran

14. Kalimat berikut yang mengandung konjungsi penyebab adalah ….

A. Pihak Belanda kewalahan karena Pangeran Diponegoro dibantu oleh rakyat banyak.
B. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir hendaknya dibaca oleh para pelajar.
C. Perang Jawa berlangsung sejak tahun 1825.
D. Pangeran Diponegoro bekerjasama dengan tentara dari Ottoman, yakni pasukan Janissary.

15. Kalimat berikut yang mengandung kata saran adalah ….

A. Pihak Belanda kewalahan karena Pangeran Diponegoro dibantu oleh rakyat banyak.
B. Novel Sang Pangeran dan Janissary Terakhir hendaknya dibaca oleh para pelajar.
C. Perang Jawa berlangsung sejak tahun 1825.
D. Pangeran Diponegoro bekerjasama dengan tentara dari Ottoman, yakni pasukan Janissary.



***
Kunci Jawaban
1. A
2. D
3. C
4. A
5. D

6. A
7. C
8. D
9. D
10. B

11. B
12. B
13. A
14. A
15. B


Read More

Monday, February 10, 2020

Contoh Soal Ulangan Teks Puisi Rakyat Pilihan Ganda



1. Perhatikan ciri puisi berikut!
(1) Terikat aturan jumlah baris pada setiap baitnya
(2) Tidak terikat aturan jumlah baris setiap baitnya
(3) Terikat aturan rima tertentu
(4) Tidak terikat aturan rima
(5) Umumnya identitas pengarang tidak diketahui
(6) Selalu ada nama pengarangnya
Ciri-ciri puisi rakyat ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (3), (5)
B. (1), (4), (6)

C. (2), (3), (5)
D. (2), (4), (6)

2. Berikut ini salah satu ciri pantun adalah ….

A. baris pertama dan kedua merupakan isi serta baris ketiga dan keempat merupakan sampiran
B. baris pertama dan kedua merupakan sampiran serta baris ketiga dan keempat merupakan isi
C. baris pertama, kedua, ketiga, dan keempat merupakan sampiran
D. baris pertama, kedua, ketiga, dan keempat merupakan isi

3. Perhatikan kutipan pantun berikut!
Buah nanas buah mangga
Siang-siang enak dirujak
Jadi anak patuhlah pada bunda
Juga taat nasehat dari ….
Kata yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kutipan pantun di atas adalah ….
A. ayah
B. orang tua 

C. bapak
D. guru

4. Perhatikan kutipan pantun berikut!
Jalan-jalan ke kota Jogja
Keliling kota naik dokar
Jika ingin tercapai cita-cita
…
Baris yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kutipan pantun di atas adalah ….
A. Mintalah doa pada orang tua
B. Hormat dan taatlah pada gurumu
C. Rajinlah dalam berdoa dan berusaha
D. bersungguh-sungguhlah dalam belajar

5. Bacalah kutipan pantun berikut!
Bunga anggrek sungguh cantik
Ada yang putih, ungu, dan merah muda
Bergaullah dengan kawan yang baik
Agar pribadimu tertular kebaikannya
Pantun tersebut memberikan nasihat tentang ….
A. Sebaiknya kita menanam bunga anggrek di taman
B. Bergaullah dengan orang yang baik agar tertular kebaikannya
C. Dalam hidup kita tidak boleh mencari musuh
D. Jangan bergaul dengan orang yang tidak baik

6. Perhatikan ciri puisi rakyat berikut!
(1) Setiap bait terdiri atas 4 baris
(2) Setiap bait terdiri atas 2 baris
(3) Bersajak a-b-a-b
(4) Bersajak a-a-a-a
(5) Baris 1 dan 2 merupakan sampiran, baris 3 dan 4 merupakan isi
(6) Semua barisnya merupakan isi
Ciri-ciri syair ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (3), (5)
B. (1), (4), (6) 

C. (2), (4), (5)
D. (2), (4), (6)

Perhatikan kutipan “Syair Perahu” berikut untuk menjawab soal nomor 7 dan 8!Wahai muda kenali dirimu
Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu

7. “Syair Perahu” merupakan syair karya ….
A. Taufiq Ismail
B. Raja Ali Haji 

C. Amir Hamzah
D. Hamzah Fansuri

8. Makna kata perahu pada baris ke-2 kutipan syair di atas adalah …
A. perumpamaan alat transportasi di lautan
B. perumpamaan negeri akhirat
C. perumpamaan kehidupan manusia
D. perumpamaan kekayaan harta manusia

9. Perhatikan kutipan syair berikut!
Di langit yang tinggi kugantungkan
Cita-cita yang selalu kuimpikan
Aku belajar dengan penuh ketekunan
….
Baris yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kutipan syair di atas adalah ….
A. Dan berdoa dengan penuh keyakinan
B. Agar tercapai semua cita-citaku
C. Agar dapat membahagiakan orang tua
D. Setiap hari tiada pernah menyerah

10. Perhatikan kutipan syair berikut!
Sudahlah hasil kayu dan ayar
Angkatlah pula sauh dan layar
Pada beras bekal jantanlah taksir
Niscaya sempurna jalan yang kabir
Makna kata ayar dan sauh pada kutipan syair di atas adalah ….
A. air dan perahu
B. layar dan tali 

C. perahu dan bekal
D. air dan jangkar

11. Raja Ali Haji adalah salah seorang sastrawan Melayu. Salah satu karyanya yang terkenal berjudul ….
A. Gurindam Dua Belas
B. Syair Perahu 

C. Syair Burung Unggas
D. Puisi Padamu Jua

Perhatikan kutipan teks berikut ini untuk menjawab soal nomor 12 dan 13!
Barang siapa selalu tepati janji
Tersemat padanya akhlak terpuji

12. Kutipan teks di atas termasuk ….

A. pantun
B. syair 

C. gurindam
D. talibun

13. Pesan yang terkandung dalam teks di atas adalah …

A. Agar kita berakhlak terpuji dengan selalu menepati janji
B. Agar kita selalu berakhlak terpuji di mana pun berada
C. Agar kita selalu menepati janji sehingga kita dihormati orang lain
D. Agar kita tidak suka berbohong dan berkhianat pada janji

14. Baris yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada kutipan gurindam berikut adalah ….
Jika engkau ingin mendapat surga
…
A. Tekunlah beribadah setiap hari
B. Berdoalah kepada Tuhan yang Maha Pengasih
C. Jalani perintah dan jauhi larangan-Nya
D. Sembayang salat lima waktu

15. Perhatikan kutipan gurindam berikut!
Hormat dan taatlah pada guru
(…) engkau mudah mendapat ilmu
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi gurindam di atas adalah ….

A. karena
B. demi 

C. agar
D. jika

16. Perhatikan kutipan gurindam berikut!
Hormat dan taatlah pada guru
(…) mereka adalah pelita ilmu
Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi gurindam di atas adalah ….

A. karena
B. demi 

C. agar
D. jika

17. Janganlah sembuang sampah di selokan!
Kalimat di atas merupakan kalimat ….

A. perintah
B. larangan 

C. saran
D. ajakan

18. Mari kita membersihkan kelas!
Kalimat di atas merupakan kalimat ….

A. perintah
B. larangan 

C. saran
D. ajakan

19. Berikut ini yang merupakan kalimat perintah adalah ….

A. Belajarlah dengan tekun!
B. Jangan membuang sampah di dalam kelas!
C. Sebaiknya kamu mengerjakan tugas sekarang.
D. Ayo kita belajar bersama-sama!

20. Berikut ini yang merupakan kalimat ajakan adalah ….

A. Belajarlah dengan tekun!
B. Jangan membuang sampah di dalam kelas!
C. Sebaiknya kamu mengerjakan tugas sekarang.
D. Ayo kita belajar bersama-sama!


***
Kunci Jawaban
1. A
2. B
3. C
4. D
5. B

6. B
7. D
8. C
9. A
10. D

11. A
12. C
13. A
14. C
15. C

16. A
17. B
18. D
19. A
20. D



Read More

Tuesday, December 10, 2019

Pengertian Teks Deskripsi

Air Terjun Jumog (Dok. Penulis)

Kamu pasti pernah bercerita tentang suatu tempat wisata kepada temanmu. Misalnya, kamu baru saja berwisata dari air terjun, kemudian kamu menceritakan keindahan air terjun yang kamu kunjungi tersebut. Kepada temanmu, kamu menjelaskan lokasi air terjun tersebut, kejernihan airnya, batuan dan bukitnya, pohon-pohonnya, serta burung-burung yang berkicau di sana. 


Dengan mendengarkan penjelasan darimu, kawanmu tersebut menjadi tahu tentang air terjun yang belum pernah dilihatnya tersebut. Kawanmu seolah-olah melihat keindahan air terjun dan mendengar suara burung-burung berkicau. Nah, apa yang kamu lakukan tersebut --yaitu menceritakan suatu objek-- adalah aktivitas mendeskripsikan objek. Jika kamu menuliskan penjelasanmu tentang air terjun, tulisanmu akan menjadi sebuah teks deskripsi.

Coba perhatikan kutipan teks berikut!

Dari loket masuk menuju Air Terjun Jumog, Anda akan melewati sungai yang penuh bebatuan --baik batu besar maupun kecil. Air yang mengalir sangat jernih dan dingin. Sungai ini merupakan aliran dari air terjun. Sungai dengan banyak bebatuan ini menciptakan aliran yang dangkal dan deras, masih aman untuk tempat bermain.

Air terjun Jumog memiliki ketinggian 30 meter. Dengan ketinggian tersebut, air yang terjun tidak terlalu deras sehingga Anda bisa berdiri di bawah air terjun merasakan sensasi pijatan dari derasnya air yang mengenai tubuh Anda. Anda tak usah khawatir berbasah-basahan di tempat ini karena tersedia kamar mandi yang memadai untuk mandi dan berganti pakaian.

(Sumber: http://www.sukrisnosantoso.com)

Kutipan teks di atas menggambarkan Air Terjun Jumog, yaitu aliran air dan ketinggian air terjunnya. Melalui teks di atas, pembaca menjadi mengetahui gambaran Air Terjun Jumog. Oleh karena itu, kutipan teks di atas termasuk teks deskripsi.

Pengertian deskripsi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2016) yaitu pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci; uraian. 



Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara rinci sehingga pembaca seolah-oleh melihat, mendengar, atau merasakan objek yang digambarkan tersebut.

Berikut ini contoh beberapa kutipan teks berikut untuk memperdalam pengertianmu tentang teks deskripsi.

Kutipan teks deskripsi tentang pantai
Salah satu andalan wisata Kota Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis. Tepatnya Pantai Parangtritis berada di Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terletak sekitar 27 km arah selatan Yogyakarta.

Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona. Di sebelah kiri, terlihat tebing yang sangat tinggi. Di sebelah kanan, kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Pantai bersih dengan buih-buih putih bergradasi abu-abu dan kombinasi hijau sungguh elok.

Sumber: Harsiati, Titik, Agus Trianto, dan E. Kosasih. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kutipan teks deskripsi tentang sekolah
Sekolah baruku termasuk SMP favorit di kotaku. Setiap memasuki masa pendaftaran peserta didik baru, sekolah yang terletak di Kota Pontianak ini selalu diburu ratusan pendaftar. Dari sekian pendaftar, yang berhasil lolos dan diterima hanya separuhnya. Aku termasuk anak yang beruntung dapat diterima di sekolah ini.

Sekolah baruku memang layak menjadi sekolah favorit. Bukan hanya prestasi akademiknya yang mentereng, melainkan juga lingkungan sekolahnya yang asri. Pepohonan hijau yang rindang tampak kokoh membatasi lingkungan sekolah dengan jalan raya. Pintu gerbang yang bertuliskan nama sekolah tampak kokoh, tetapi tetap ramah menyapa setiap orang yang datang melintasinya.

Sumber: Tim Edukatif. 2016. Marbi: Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs kelas VII. Jakarta: Penerbit Erlangga


Kutipan teks deskripsi tentang hewan
Kelinciku bernama Bagas. Kunamakan Bagas karena aku berharap kelinci kesayanganku ini selalu sehat dan bugar. Bagas memiliki bulu yang lebat dan putih bersih. Matanya cokelat seperti madu. Matanya jernih menyejukkan untuk dipandang. Bibir mungilnya yang merah muda sungguh menggemaskan. Telinganya panjang dan melambai-lambai kalau dia berlari.

Bagas sangatlah manja. Hampir tiap malam, Bagas tidur di ujung kakiku. Sebelum kuelus-elus dia akan selalu menggangguku. Kalau waktunya makan dia berputar-putar di depanku sambil mengibas-ngibaskan telinganya yang panjang. Mulutnya berkomat-kamit seperti orang sedang berdoa. Kemanjaannya membuat aku selalu rindu.

Sumber: Harsiati, Titik, Agus Trianto, dan E. Kosasih. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan



Read More